Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaBERITA DUNIAFakta Dean Schneider, Pria Yang Tinggalkan Kemewahan Dan Hidup Bahagia Dengan Binatang...

Fakta Dean Schneider, Pria Yang Tinggalkan Kemewahan Dan Hidup Bahagia Dengan Binatang Buas

Fakta Dean Schneider yang disaat hampir semua orang didunia berjuang untuk mendapatkan kemakmuran dalam hal ekonomi, dapat hidup bergelimang harta dan karir yang cemerlang. Namun hal itu berbeda dengan seorang pria asal Swiss yang rela meninggalkan harta, pekerjaan, serta jabatan yang bergaji besar di industri keuangan demi mengejar mimpinya seumur hidup.

Adalah Dean Schneider seorang pria kelahiran 1992 asal Swiss yang dulunya bekerja sebagai financial planner namun karena ingin mengejar passion-nya, ia rela meninggalkan kariernya yang cemerlang dan menjual seluruh harta bendanya untuk traveling ke Afrika Selatan dan menyelamatkan satwa liar. Saking cintanya dengan satwa liar, Dean bahkan bersahabat dengan beberapa ekor singa. Dalam unggahan sebuah video, terlihat Dean bergurau dengan kucing besar tersebut. Tanpa ada rasa takut pria berusia 26 tahun ini meladeni ajakan bermain sang singa. Uniknya singa itu pun terlihat jinak layaknya seekor anjing.

1. Resign jabatannya yang bergaji besar

Seperti yang disebutkan diatas Dean Schneider dulunya adalah seorang financial planner dalam sebuah perusahaan. Ia mendapat gaji besar atas jabatannya tersebut. Namun karena kecintaannya terhadap satwa liar, ia memutuskan untuk resign demi mewujudkan impiannya menyelamatkan satwa liar dan hidup berdampingan bersama mereka.

2. Gunakan seluruh harta untuk mendirikan penangkaran satwa liar seluas 400 hektare

Seluruh uang yang Dean dapatkan setelah resign, ia manfaatkan untuk membiayai perjalanannya ke Afrika Selatan kemudian mendirikan Hakuna Mipaka. Hakuna Mipaka adalah oasis seluas 400 hektar yang berada di hutan belantara Afrika Selatan.

Hakuna Mipaka juga berfungsi sebagai rumah seumur hidup bagi ribuan spesies hewan liar yang berbeda. Selain itu tempat ini juga menjadi rumah baru bagi hewan yang diselamatkan dan yang lahir di penangkaran. Beberapa hewan tersebut seperti jerapah, zebra, hyena, dan monyet.

3. Hakuna Mipaka

Hakuna Mipaka merupakan sebuah ungkapan bahasa Swahili yang berarti “tanpa batas”. Dalam penangkaran tersebut, Dean menyiapkan kawasan yang berbeda dan terpisah bagi seluruh hewan yang ditampung, seperti zebra, impala, hyena, singa, dan sebagainya.

Namun meski hewan-hewan itu hidup di penangkaran, mereka dapat hidup dan beraktivitas seperti biasanya dengan bebas, tanpa ada batasan tertentu. Klub Hakuna Mipaka merupakan bentuk dedikasi hidup Dean Schneider untuk melindungi satwa liar dan merawatnya dengan sepenuh hati.

Banyak hewan liar yang hidup aman dan tentram di Hakuna Mipaka. Pasalnya Hakuna Mipaka tidak di buka untuk umum. Alhasil hewan-hewan liar ini tidak akan terganggu oleh manusia.

4. Misi Dean Schneider mendirikan Hakuna Mipaka

Dikutip dari Kumparan.com, dalam Blog milik Dean, Pria 28 tahun ini mengungkapkan bahwa Hakuna Mipaka adalah cara hidup yang berasal dari lima nilai inti, yaitu kebebasan, kesetiaan, penghargaan, persaudaraan, dan keberanian. Untuk itu, sepanjang hidupnya, ia berusaha untuk mendidik orang-orang mengenai keindahan dunia hewan dan kehidupan liar mereka.

Dean percaya bahwa manusia dan hewan hidup secara berdampingan, itu sebabnya manusia juga mesti menghargai binatang-binatang yang berada di sekitar mereka. Tak peduli bagaimana sifat dan perilaku binatang-binatang tersebut.

5. Belajar memahami tingkah dan gerak-gerik satwa liar

Karena perasaan kagum dan sayangnya pada binatang, Dean belajar untuk memahami tingkah dan gerak-gerik satwa liar. Kemudian, Dean juga membangun ikatan khusus dengan setiap binatang yang ia miliki, termasuk yang berada dalam penangkarannya.

Bahkan dalam unggahan sebuah video, terlihat Dean bergurau dengan beberapa ekor singa. Tanpa ada rasa takut pria berusia 28 tahun ini meladeni ajakan bermain sang singa. Uniknya singa itu pun terlihat jinak layaknya seekor anjing.

6. Penyayang binatang dari kecil

Sifat penyayang Dean pada binatang ternyata bukan muncul begitu saja. Sejak kecil, Dean selalu terpesona dengan dunia binatang, terutama ketika ia menonton film dokumenter hewan dari televisi.

Perhatiannya pada binatang bukan hanya ia wujudkan melalui Hakuna Mipaka saja. Jauh sebelum meninggalkan tanah air, menjual seluruh harta benda, dan resign dari pekerjaannya, Dean sudah lebih dulu bergabung dalam organisasi perlindungan hewan. Dan ketika ia merasa waktunya telah tiba, pria ini pun kemudian membulatkan tekad untuk berpetualang ke Afrika Selatan demi menyelamatkan satwa liar.

7. Tidak meraup keuntungan dari Hakuna Mipaka

Lebih lanjut Dean mengatakan serius membangun Hakuna Mipaka khusus untuk melestarikan hewan yang ada di dalamnya. Bahkan Dean sama sekali tidak meraup keuntungan dari tempat yang dibuatnya. Hakuna Mipaka tidak menghasilkan uang dari sektor pariwisata. Hakuna Mipaka hanya bergantung pada sumbangan dari para dermawan. Meski begitu, ia harus mempekerjakan penjaga untuk mencegah pemburu masuk di malam hari untuk berburu binatang. Meskipun begitu sulit, dan kadang-kadang memilukan, Dean terus melanjutkan misinya. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa cagar alam ini tetap menjadi rumah yang aman, liar, dan abadi bagi hewan.

Dean pun sering membagikan interaksinya bersama hewan liar di akun Instagram-nya untuk mengedukasi dan menunjukkan keindahan alam liar pada dunia. Tidak main-main, followers akun Instagram-nya mencapai 7,7 juta lho. Bagaimana menurut kalian guys? tertarik menjadi volunteer di Hakuna Mipaka?

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments